Cara Beternak Ayam Petelur (Ras) yang Menguntungkan

By Categories : Tips Bisnis

Cara beternak ayam petelur atau yang disebut dengan ayam ras sebenarnya cukup mudah untuk dijalankan asalkan Anda mengetahui tahap-tahap yang harus dilakukan. Ayam petelur atau ayam rasa memiliki ciri-ciri berwarna merah kecoklatan, dan umumnya dibudidayakan untuk bertelur. Ada dua jenis ayam petelur, yakni ayam petelur berwarna merah dan ayam petelur berwarna putih. Atau dalam sehari-hari kita kenal dengan nama ayam rasa dan ayam multi.

Namun yang sering dibudidayakan dan cukup dominan untuk ayam petelur adalah jenis ayam ras. Ini karena ayam ras mampu menghasilkan lebih banyak telur dibanding dengan ayam petelur putih (broiler). Namun hal ini tidak menutup kemungkinan bagi para peternak untuk tidak budidaya ayam petelur putih. Ini karena kebutuhan pasar yang terus meningkat dan dibutuhkan masyarakat. Seperti yang kita ketahui telur mengandung protein yang baik untuk tubuh, apalagi untuk pertumbuhan anak. Telur juga sering digunakan untuk campuran bahan makanan dalam usaha membuat kue, jajanan ringan, dan sebagainya.

Cara Beternak Ayam Petelur

Ada beberapa teknik atau cara beternak ayam petelur ini agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak hanya memberi pakan saja, namun peternak juga harus memperhatikan umur ayam petelur agar produksi dari telur yang dihasilkan tidak menurun. Ini karena jika umur ayam sudah cukup tua maka produksi telur akan mengalami penurunan dan tidak maksimal. Ayam-ayam yang sudah tidak produktif biasanya dijual di pasar karena dagingnya juga enak untuk dikonsumsi.

Cara Beternak Ayam Petelur untuk Pemula

Sebelum menjalani usaha ayam petelur, sebelumnya Anda harus mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Agar bisnis Anda semakin lancar, berikut cara dalam budidaya ayam petelur yang perlu Anda ketahui.

Menyediakan Tempat yang Nyaman

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyediakan tempat yang nyaman. Perlu Anda ketahui bahwa tempat dapat berpengaruh terhadap produksi telur. Dengan menyediakan tempat yang nyaman maka produksi telur akan semakin meningkat. Usahakan kandang berada di area perkebunan dan jauh dari perumahan warga atau tempat keramaian lainnya. Ini bertujuan agar ayam tidak mengalami stres. Jika ayam petelur mengalami stres maka produksi telur akan menurun. Namun Anda tetap menyediakan akses kendaraan ke area kandang. Kendaraan tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengangkut hasil ternak dari kandang ke konsumen. Udara sejuk sangat cocok untuk budidaya ayam petelur. Usahakan kadang harus memiliki ventilasi atau lubang udara yang cukup.

baca juga : peluang bisnis ayam potong di bulan ramadhan

Selain tempat yang nyaman dan udara sejuk, Anda juga harus menyusun kandang yang dibuat bertingkat serta sedikit miring. Kemudian Anda beri tempat untuk wadah telur. Perhatikan kondisi kebersihan kandang agar terhindar dari virus yang membuat ayam tidak sehat.

Pemberian Vaksin

Cara beternak ayam petelur yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah memberikan vaksin. Pemberian vaksin pada ayam petelur memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ayam. Jika Anda memberikan vaksin secara rutin maka ayam akan kebal terhadap penyakit. Untuk pembelian bibit ayam disarankan yang sudah berusia 4 bulan. Ini bertujuan agar pemberian vaksin pada ayam tidak terlalu rumit.

Cara Beternak Ayam Petelur1

Pemberian Pakan dan Perawatan Ayam Petelur

Selanjutnya adalah Anda harus memberikan pakan secara rutin agar produksi telur dapat dihasilkan dengan baik. Ini karena jika produksi telur bertambah maka secara otomatis telur yang dihasilkan juga akan bertambah. Ayam petelur yang sehat tentu akan menghasilkan telur yang baik dan berukuran besar. Ini berbeda jika ayam mengalami stres atau kurang sehat maka telur yang dihasilkan juga akan sedikit dan kurang baik.

Pakan ayam petelur dapat Anda beli di toko khusus yang banyak di pasaran. Namun akan lebih bagus lagi jika Anda menambahkan makanan tambahan yang memiliki kandungan protein tinggi agar ayam petelur mampu menghasilkan 2-3 telur per hari. Cara beternak ayam petelur dengan bahan tambahan tersebut dapat berupa dedek, jagung, dan ubi kayu yang digiling halus menjadi satu. Bahan campuran tersebut dapat dijadikan sumber protein yang baik untuk ayam petelur. Hal yang perlu diperhatikan oleh peternak adalah periksa ayam yang tidak bertelur secara normal dan ayam yang tidak makan secara normal. Langkah selanjutnya adalah pisahkan agar tidak menular ke ayam lainnya.

Memilih Bibit Ayam Petelur

Pemilihan bibit tentu akan berpengaruh terhadap hasil telur saat panen. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal Anda harus memilih bibit yang unggul. Selain itu peternak juga harus memperhatikan bibit ayam yang sehat dan tidak memiliki cacat pada bagian tubuh ayam petelur. Ayam yang dapat dijadikan bibit unggul adalah yang sudah berusia antara 4 bulan hingga 16 minggu. Ini agar masa produksi tidak harus menunggu lama. Pertama kali ayam bertelur biasanya ketika berusia 5-6 bulan. Dan ketika berusia 7 bulan ayam akan mengalami peningkatan produski hingga 90% setiap hari.

baca juga : peluang usaha toko susu bayi

Itulah beberapa cara beternak ayam petelur yang perlu Anda ketahui.

Loading...