Cara Memulai Bisnis Air Isi Ulang dengan Tepat

By Categories : Peluang Usaha

Bisnis air isi ulang saat ini sudah menjadi bisnis yang menjanjikan. Ini karena air merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi setiap orang dalam setiap harinya. Menurut penelitian dari Institute of Medicine, seorang pria membutuhkan 3 liter air atau setara dengan 13 gelas air setiap harinya. Sedangkan untuk wanita membutuhkan 2,2 liter atau 9 gelas air per hari. Menurut dokter, seseorang harus meminum minimal 8-9 gelas air per hari.

baca juga : prinsip hidup orang sukses yang perlu Anda tiru

Dengan kebutuhan tersebut membuat usaha air isi ulang menjadi pilihan banyak orang. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Untuk ukuran kemasan galon umumnya adalah 19 liter. Jika setiap keluarga memiliki 4 anggota keluarga dengan konsumsi 4,4 liter untuk ibu dan ayah, 2,6 liter untuk kedua anaknya maka total kebutuhan air minum dalam satu keluarga adalah 8 liter per hari. Dengan hitungan tersebut berarti setiap keluarga akan mengisi air galon 3 hari sekali.

Jika dalam satu RT hanya Anda yang menjalankan bisnis air isi ulang maka hasilnya akan sangat menguntungkan. Sebagai ilustrasi dalam satu RT terdapat 30 kepala keluarga, maka 30 x 8 liter = 240 liter atau setara dengan 13 galon per hari. Biasanya pelaku usaha isi ulang air minum ini mendapatkan keuntungan Rp 3.000 per galon. Maka 13 galon x Rp 3000 = Rp 39.000. Itu merupakan hitung-hitungan sederhananya. Jika usaha Anda mampu menjual sekitar 30-40 galon per hari tentu ini sangat menguntungkan.

Terlepas dari hitung-hitungan tersebut, mengenai laba atau untuk kembali, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menjalankan usaha ini. Yang pertama adalah Anda harus memperhatikan kebersihan serta keterjaminan peralatan depot dan tempat. Kemudian Anda juga harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitase yang merupakan bukti tertulis dari Dinas Kesehatan bahwa Depot Air Minum sudah memenuhi standar baku mutu.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis Air Isi Ulang

air

Memilih Lokasi

Hal pertama dalam memulai bisnis ini adalah dengan menentukan lokasi usaha. Anda harus memilih lokasi yang tidak terdapat pesaing dengan jarak minimal 300 meter. Pastikan depot yang Anda buka berada di pinggir jalan dan sering dilewati banyak orang. Selain itu, Anda juga dapat memilih lokasi yang berdekatan dengan tempat kost mahasiswa atau karyawan, karena mereka dapat menjadi pelanggan Anda. Jika Anda belum memiliki modal untuk membangun tempat maka Anda dapat memanfaatkan bagian depan rumah Anda dengan sedikit renovasi.

Menyiapkan Peralatan dan Perlengkapan

Saat ini sudah banyak supplier yang menyediakan paket bisnis air isi ulang. Berdasarkan teknologinya, setidaknya terdapat 2 depot air minum isi ulang, antara lain.

• Isi Ulang Air Mineral Biasa
Teknologi yang digunakan cukup sederhana dimana air diproses untuk membunuh bakteri dengan pretreatment serta desinfektan. Jadi mineral ataupun partikel air tetap dipertahankan.

• Reverse Osmosis (RP)
Selan menggunakan pretreatment, depot ini juga menyaring air dengan reverse osmosis. Teknologi ini mampu menyaring partikel terlarut, virus, dan bakteri hingga 98%. Sehingga teknologi ini mampu mendekati kategori air murni. Air murni tentu lebih baik karena mampu membantu meringankan kinerja ginjal dalam menyaring kotoran. Namun untuk memiliki depot air jenis ini dibutuhkan biaya hingga 2-3 kali lipat dibandingkan dengan depot isi ulang air mineral biasa.

Karyawan

Untuk memulai bisnis air isi ulang Anda harus mempersiapkan tenaga tambahan, untuk itu Anda harus mencari karyawan. Setiap depot cukup memiliki 2 karyawan, 1 orang untuk menjaga depot dan 1 orang untuk pesan antar. Untuk menekan biaya Ada dapat mengambil salah satu tugas tersebut sehingga Anda cukup mencari 1 karyawan saja.

Menentuan Harga

Air minum isi ulang biasanya dijual antara Rp 4.000 – Rp 6.000 per galon atau bisa lebih mahal tergantung teknologinya. Anda dapat menghitung harga sendiri untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dan mampu bersaing dengan depot lainnya. Anda juga dapat melakukan survei ke beberapa depot isi ulang yang sudah ada di sekitar Anda. Carilah depot yang menggunakan teknologi seperti usaha Anda kemudian Anda dapat meniru harga jualnya.

Promosi

Dalam bisnis air isi ulang, promosi tentu sangat dibutuhkan agar usaha Anda dapat berkembang dengan pesat. Salah satu cara terbaik adalah dengan memberikan fasilitas antar jemput gratis agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Caranya adalah dengan memasang banner di depan rumah atau menyebar brosur usaha Anda di tempat keramaian. Selain itu, Anda juga dapat memberikan kartu nama kepada konsumen pertama agar mereka dapat menghubungi lewat telp atau sms untuk memesan galon isi ulang.

Selain itu, Anda juga dapat memberikan promo spesial kepada pelanggan. Misalnya jika pelanggan sudah melakukan pembelian sebanyak 7 kali maka akan mendapatkan 1 kali gratis isi ulang.

baca juga : tips menjalankan bisnis roti bakar yang menjanjikan

Itulah beberapa cara memulai bisnis air isi ulang yang perlu Anda ketahui.

Loading...