Cara Mengatasi Perusahaan yang Bangkrut dan Banyak Hutang

By Categories : Tips Bisnis

Cara Mengatasi Perusahaan yang Bangkrut dan Banyak Hutang – Hari ini penulis sedang bersedih memikirkan masa depan. Penulis mempunyai ilmu bayangan yang bisa memprediksi masa depan. Ketika seseorang tidak bekerja keras hari ini maka ketika tua nanti ia akan dipaksa untuk bekerja keras. Maka bekerja keraslah selagi muda supaya ketika tua hidup senang dan bahagia. Itulah pesan yang sering didengar dari para motivator terkenal Indonesia.
Cara Mengatasi Perusahaan yang Bangkrut dan Banyak Hutang
Banyak hal yang membuat seseorang termasuk penulis sedih. Hal ini bukan dirasakan oleh saya saja tapi mungkin oleh jutaan penduduk Indonesia. Dimana tempat mencari nafkah atau perusahaan mengalami bangkrut. Yang praktis membuat banyak karyawan diphk dan dirumahkan. Mereka tidak mempunyai penghasilan uang lagi. Akibatnya rumahtangga sering cekcok dan terjadi perceraian. Yang salah siapa? Perusahaan atau diri sendiri.

Orang yang baik dan bijak akan selalu mengatakan bahwa dirinya yang salah. Mengapa menggantungkan hidup dari bekerja di perusahaan tersebut. Seharusnya seorang karyawan mempunyai penghasilan tambahan dengan cara membuka bisnis sampingan secara online dan offline. Hal itu dilakukan oleh penulis. Namun penghasilan dari online dan offline tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Apa yang harus dilakukan? Usaha sepi dan pekerjaan tak punya.

Cara Mengatasi Perusahaan yang Bangkrut dan Banyak Hutang

Jika anda mempunyai sebuah usaha seperti yang dialami penulis dan sedang mengalami kelesuan maka jangan putus asa dan jangan menyerah. Kuatkan kembali tekad sobat untuk menjadi pengusaha sukses dan kaya serta berhasil. Caranya bangun kembali usaha yang anda miliki. Kembangkan lagi dengan semangat kerja keras hingga berhasil. Kembali bekerja menjadi karyawan adalah jalan pintas dan jalan keluar paling darurat.

Seperti yang melanda penulis saat ini yang berbisnis jualan es krim. Pada waktu saat ini hujan terus melanda dan menjelang bulan puasa, usaha jualan es krim lesu. Namun hal itu jangan membuat patah arang. Teruslah berusaha mengembangkan bisnis es krim. Sebab banyak celah yang bisa dimanfaatkan. Banyak jaringan yang bisa diajak kerjasama. Tetaplah berpikir positif. Jadi pengusaha memang susah.

Dalam dunia wirausaha termasuk jualan es krim banyak tantangan dan hambatan. Seperti jualan sepi dan banyak kompetitor. Namun hal itu jangan membuat anda mundur. Maju terus. Pantang menyerah. Bekerja keras memajukan bisnis anda sampai titik darah penghabisan. Hadapi semua tantangan dan hambatan dengan gagah perkasa.

Pendek kata, jika perusahaan anda mengalami gejala bangkrut dengan meninggalkan banyak hutang maka hal yang harus dilakukan oleh anda adalah bekerja keras untuk memajukan usaha dan bisnis anda. Seorang pengusaha memang pekerjaannya bekerja keras atau dituntut untuk bekerja keras dan bukan untuk berleha-leha.  Kalau berleha ia tidak mendapatkan uang dan usahanya pasti akan gagal total dan bangkrut.

Baca juga :

Kenali Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Jika anda mengalami gejala bangkrut maka cara termudah adalah mengokohkan jaringan usaha dan memperluas jaringan bisnis. Dengan demikian usaha anda akan membaik. Percayalah. Jadi jika anda memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha maka harus bekerja keras. Jika anda tak mau bekerja keras maka urungkan niat anda menjadi pengusaha. Lebih baik anda menjadi kelas pegawai atau karyawan maupun buruh yang tidak akan pernah bebas finansial.

Yakinlah dengan cari ide baru dan kerja keras maka segala permasalahan bisnis akan dapat dilampaui dengan baik. Allah SWT akan melihat hambaNya dan akan membantunya selama ia mau membantu orang lain. Jadi nasib anda ditentukan oleh anda sendiri. Itulah dunia wirausaha yang sangat kejam.  Sehingga terjadi perusahaan sobat hendak bangkrut maka pertahankan usaha tersebut. Jangan sampai bangkrut dan ditutup. Jalankan usaha terus. Cari solusi atas semua masalah. Obati yang sakit. Perbaiki yang salah hingga berhasil. Apabila sobat memulai usaha yang baru maka sobat mesti belajar lagi dari nol. Rugi bukan? Cara Mengatasi Perusahaan yang Bangkrut dan Banyak Hutang

 

Loading...