Pelajari Teori Etika Bisnis Secara Lengkap

By Categories : Peluang Usaha

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang teori etika bisnis. Tahukah Anda bagaimana teori etika bisnis yang sesungguhnya? Nah, bagi Anda yang masih belum banyak mengetahuinya bisa membaca artikel ini. Sedangkan untuk Anda yang sudah mengetahui dan sudah faham betul, maka tidak ada salahnya jika Anda membaca artikel ini, sebagai tambahan ilmu dan pengetahuan Anda sehingga wawasan yang Anda miliki semakin luas.

Alangkah baiknya kita bahas satu persatu tema di atas agar Anda bisa lebih paham. Yang pertama yaitu tentang etika, dimana kata etika yang diambil dari bahasa Yunani yaitu “ethos” yang memiliki arti adat istiadat. Pada umumnya etika ini selalu berkaitan dengan suatu kebiasaan yang baik, dimana kebaikan tersebut menyangkut pada diri sendiri maupun masyarakat luas. Secara metodologis, etika tidak selalu menilai suatu perusahaan.

Dan etika itu sendiri membutuhkan sikap kritis, sistematis, dan metodis, dalam menjalankan refleksi. Oleh karena itu, etika adalah suatu ilmu yang mana akan membahas tentang tingkah laku. Sedangkan bisnis secara bahasa berasal dari bahasa inggris yaitu kata business dimana memiliki kata dasar busy yang berarti sibuk. Sibuk ini bisa diartikan dengan segala sesuatu dan aktivitas yang dapat menghasilkan keuntungan.

Teori Etika Bisnis Berdasarkan Sejarah

teori-etika-bisnis-menurut-ahli

Sebelum membahas teori etika bisnis, kita akan bicarakan beberapa teori tentang bisnis menurut beberapa ahli. Salah satunya yaitu pendapat Glos, Stade dan Lowry (1996) yang mengatakan bahwa bisnis merupakan semua kegiatan yang diatur dan diorganisir oleh mereka yang bergerak dalam bidang industri dan perniagaan yang mana kegiatan tersebut menyediakan barang dan juga jasa sebagai pemenuhan kebutuhan dalam rangka untuk mempertahankan serta memperbaiki standar dan kualitas hidup.

Sedangkan Steinford mengartikan bahwa bisnis merupakan suatu lembaga yang dapat menyediakan barang maupun jasa yang diperlukan oleh masyarakat umum. Steinford juga mengatakan, ketika keperluan seseorang bertambah dan semakin meningkat, maka lembaga/instansi bisnis pun ikut meningkat dalam perkembangannya sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat dan disertai dengan pencarian laba.

Pengertian etika bisnis jika diambil dari beberapa kata yang sudah didefinisikan di atas yaitu (etika dan bisnis) maka bisa diartikan sebagai suatu cara untuk menjalankan suatu kegiatan bisnis atau usaha, dimana dalam kegiatan tersebut mencakup semua aspek yang berhubungan dengan masyarakat, perusahaan, maupun individu masing-masing. Dalam etika bisnis yang ada pada setiap perusahaan ini nantinya akan membentuk suatu perilaku, norma, dan nilai karyawan serta pemimpin ketika membangun hubungan baik, adil, dan sehat, terhadap pelanggan, pemegang saham, serta masyarakat pada umumnya.

Teori Etika Bisnis Menurut Beberapa Ahli

Adapun teori etika bisnis menurut beberapa ahli, yang salah satunya yaitu berdasarkan pernyataan Hill dan Jones (1998). Beliau mendefinisikan etika bisnis sebagai suatu ajaran yang dipergunakan sebagai pembeda antara yang salah dan yang benar untuk memberi pembekalan kepada semua pemimpin perusahaan pada saat membuat pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan yang strategis dan berkaitan dengan permasalahan moral yang sangat kompleks.

Sedangkan menurut Velasques (2002), menyatakan bahwa pengertian etika bisnis diartikan sebagai suatu studi atau kajian yang secara khusus membahas mengenai moral, baik moral yang positif maupun negatif. Kajian ini akan berkonsentrasi berdasarkan standar moral, yang mana kajian ini akan diterapkan pada perilaku, institusi, dan juga kebijakan dalam berbisnis.

Teori etika bisnis yang terakhir yaitu berdasarkan pendapat Steade et al (1984). Steade et al mengatakan bahwa etika bisnis merupakan suatu standar etika yang ada kaitannya dengan tujuan serta cara pembuat keputusan dalam berbisnis. Menurut Von der Embse dan R.A Wagley ada tiga pendekatan yang bisa dilakukan dalam merumuskan etika bisnis, yaitu: Utilitarian Approach, Individual Rights Approach, Justice Approach.

Contoh etika bisnis dalam perusahaan

Terdapat beberapa hal tentang etika bisnis dalam suatu perusahaan, berikut beberapa contoh yang perlu Anda ketahui.

  1. Sebutkan nama lengkap. Dalam situasi berbisnis, Anda diharuskan untuk menyebutkan nama lengkap saat berkenalan. Tetapi jika Anda memiliki nama yang cukup panjang maka akan lebih baik untuk sedikit menyingkat.
  2. Berdiri saat memperkenalkan diri. Saat memperkenalkan diri maka lakukan dengan berdiri untuk menegaskan kehadiran mitra. Jika tidak Anda tidak memungkinkan untuk berdiri maka Anda dapat mundurkan kursi kemudian sedikit membungkuk. Hal ini akan membuat orang lain menilai positif  sikap Anda.
  3. Ucapkan terima kasih secukupnya. Dalam sebuah percakapan bisnis dengan siapapun Anda hanya cukup mengucapkan terima kasih yang tidak berlebihan. Jika Anda mengucapkannya terus menerus maka orang lain akan menganggap Anda sangat memerlukan bantuan.
  4. Hindari duduk sambil menyilang kaki. Tidak hanya wanita, seorang pria terkadang juga senang menyilangkan kaki saat duduk. Namun dalam dunia kerja, posisi ini cenderung tidak sopan sehingga perlu Anda hindari saat bersama mitra kerja.
Loading...