Pelanggaran Etika Bisnis Masa Sekarang

By Categories : Peluang Usaha

Bisnis kini menjadi sebuah hal yang bisa di dunia saat ini. Bahkan kini bisnis sudah menjamur dan banyak orang yang hendak membangun bisnis mereka sendiri guna kelangsungan hidup yang lebih baik. Tahukah anda dalam berbisnis yang elegan dan besar ada yang disebut dengan etika dalam berbisnis. Hal ini hampir sama dengan etika profesi lainnya yang ada di dalam kehidupan sehari-hari.

Namun yang membedakannya adalah dunia bisnis didominasi oleh para pengusaha yang notabene membuat sendiri aturan dan etika dam berbisnis tersebut. Pelanggaran etika bisnis saat ini makin banyak terlihat. Namun sebelum membahas tentang etika berbisnis kita coba memahami aspek apa saja yang diperlukan dalam etika bisnis dan apa saja jenis pelanggarannya yang kini jamak dilakukan oleh para pebisnis dan pihak yang terkait di dalamnya.

Aspek Aspek dalam Etika Berbisnis

pengertian etika bisnis

Kita akan membahas tentang aspek-aspek dalam etika bisnis sebelum masuk ke pembahasan tentang pelanggaran etika bisnis. Aspek pertama yang ada dalam etika berbisnis adalah transaksi bisnis. Seperti kita tahu bahwa inti dari kemitraan bisnis sebenarnya adalah transaksi bisnis. Hal inilah yang membuat komunitas pebisnis terus tumbuh dan interaksi bisnis tetap berjalan. Namun sayangnya pelanggaran etika dalam berbisnis juga banyak disumbang oleh aspek yang satu ini.

Penipuan dam transaksi bisnis ditambah transaksi bisnis yang tak transparan membuat etika yang seharusnya dihormati menjadi tercoreng. Hal ini tentu akan membuat hubungan bisnis menjadi kurang sehat dan bahkan ada pihaak yang dirugikan. Jika hal tersebut sampai terjadi maka bisnis tersebut sudah mengarah ke kriminalitas yang bisa merugikan.

Pelanggaran etika bisnis juga bisa terjadi pada aspek perjanjian bisnis atau yang lebih sering disebut sebagai MOU yang disebut juga dengan measurable of understanding yang merupakan kesepakatan yang resmi maupun non resmi dari hubungan dua pebisnis yang hendak melakukan kerja sama bisnis dalam hal-hal tertentu. Pelanggaran etika bisa saja terjadi akibat salah satu pihak di dalam perjanjian yang menyalahi aturan kesepakatan yang telah dibuat.

Pelanggaran etika bisnis juga bisa terjadi pada kondisi dimana perjanjian tidak bisa diteruskan karena permasalahan sepihak sehingga pihak tersebut membuat perjanjian baru dengan pihak lain. Hal ini bisa situasi secara mediasi maupun musyawarah antar pihak yang berjanji berdasarkan hukum yang dibuat dalam perjanjian. Namun unsur kriminalitas bisa saja dimasukkan jika memang terdapat hal tersebut.

Pelanggaran etika bisnis yang selanjutnya adalah dalam aspek peminjaman modal atau investasi dilakukan antara satu pihak pemodal dengan pihak yang dimodali. Tentu saja investasi Ini memliki tujuan pengembangan secara positif antara pemodal dengan yang dimodali. Oleh karena itu penting bagi anda untuk memperhatikan dengan seksama perjanjian investasi dan pengelolaan dan investasi. Terbukalah dalam hal pengelolaan anggaran agar hubungan antara investor dengan perusahaan bisa tetap baik. Iklim investasi yang baik tentu sangat bagus untuk perusahaan yang bersangkutan.

Pelanggaran etika bisnis juga bisa terjadi dari hal-hal kecil yang tak terduga. Untuk menghindari pelajaran yang berkepanjangan dengan sanksi yang bisa berujung kriminalitas maka berbisnislah dengan sehat dan baik. Usahakan untuk transparan dan tetap positif agar tak terjadi kesalah paham antara pihak-pihak yang bersangkutan. Tetaplah untuk selalu memegang teguh amanah dan loyalitas dalam bekerja sama antar pihak-pihak terkait dalam sebuah hubungan bisnis.

Prinsip-prinsip etika bisnis

Secara umum etika dalam berbisnis merupakan acuan cara yang harus ditempuh oleh sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Untuk itu etika bisnis memiliki prinsip-prinsip umum yang dijadikan acuan untuk melaksanakan kegiatan agar tujuan bisnis dapat tercapai. Berikut prinsip-prinsip etika bisnis yang perlu Anda ketahui.

  • Prinsip otonomi dalam Etika Bisnis

Prinsip otonomi ini berarti sebuah perusahaan secara bebas memiliki kewenangan sesuai dengan dibidang yang dilakukan serta dalam pelaksanaannya sesuai visi dan misi yang dimilikinya.

  • Prinsip kejujuran dalam etika bisnis

prinsip kejujuran dalam etika bisnis merupakan nilai yang cukup mendasar untuk mendukung keberhasilan dan kinerja perusahaan. Sebuah bisnis akan berhasil jika dikelola dengan prinsip kejujuran. Prinsip yang paling utama ini harus diterapkan terhadap diri sendiri. Jika prinsip kejujuran terhadap diri sendiri mampu dijalankan oleh pengelola perusahaan maka pengelolaan bisnis juga akan baik terhadap semua pihak.

  • Prinsip keadilan dalam etika bisnis

Prinsip keadilan digunakan untuk mengukur sebuah bisnis terhadap semua pihak yang memberikan kontribusi langsung atau tidak langsung terhadap keberhasilan bisnis. Para pihak tersebut merupakan stakeholeder. Untuk itu, semua pihak tersebut harus mendapatkan akses yang positif sesuai peran yang diberikan masing-masing.

  • Prinsip hormat pada diri sendiri dalam etika bisnis

Prinsip ini merupakan tindakan yang memiliki dampak pada bisnis itu sendiri. Dalam aktivitas bisnis tertentu untuk masyarakat merupakan cermin dari bisnis yang bersangkutan. Jika bisnis yang Anda bangun menyenangkan masyarakat maka masyarakat juga akan memberikan respon yang sama.

Loading...