Strategi Pemasaran Jamur Tiram yang Tepat

By Categories : Tips Bisnis

Strategi pemasaran jamur tiram harus diketahui oleh semua orang yang berbisnis dan budidaya jamur tiram. Sebab percuma hasil panen banyak dan berkualitas namun tidak tahu harus dijual kepada siapa. Bagi seseorang yang sudah lama menggeluti bidang ini tentu saja tidak ada masalah, namun bagaimana untuk pemula? Tentu saja ia harus menentukan strategi pemasaran terlebih dahulu. Tak perlu khawatir, karena kali ini akan membahas mengenai pemasan jamur yang tepat.

Seperti yang kita ketahui memiliki usaha dengan jumlah permintaan yang besar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan seseorang yang menjalankan bisnis. Untuk membuat usaha dan bisnis Anda berkembang strategi pemasaran merupakan hal yang perlu diperhatikan. Sebab, strategi pemasaran tersebut menjadi kunci utama dalam kesuksesan sebuah usaha, tak terkecuali dengan usaha jamur tiram.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, sebagus apapun kualitas hasil panen yang didapatkan jika tidak didukung dengan strategi pemasan yang tepat maka hal ini menyebabkan konsumen tidak mengetahui produk yang Anda hasilkan. Oleh karena itu, untuk menjual seluruh hasil panen dengan baik pastikan Anda memiliki jaringan pemasaran yang tepat dan efektif.

Bagi seorang pemula, terkadang ia akan merasa bingung dalam memasarkan hasil produksi usahanya. Nah sebelum membahas mengenai strategi pemasaran untuk jamur tiram yang tepat, sebaiknya Anda menyesuaikannya dengan kapasitas jamur yang diproduksi.pemasaran-jamur-tiram

Inilah Perencanaan dan Strategi Jamur Tiram yang Tepat

Menyeimbangkan Pedagang dengan Ketersediaan Produk

Cara yang pertama adalah dengan menyeimbangkan jumlah pedagang dengan ketersediaan produk. Bagi Anda yang menjalankan usaha kecil menengah, pemasaran bisa dilakukan di lingkungan tempat usaha dengan cara menawarkan kepada warga sekitar atau warung-warung dilingkungan Anda. Sebab hasil produksi untuk skala usaha ini tidak terlalu banyak dan hanya beberapa kilogram saja.

Baca juga tips memilih bibit jamur tiram yang bagus agar menguntungkan

Namun jika usaha yang Anda jalankan skala usaha menengah, Anda bisa memasarkannya ke pasar-pasar rakyat dilingkungan tempat usaha. Sebab dalam skala ini hasil panen cukup melimpah, biasanya dapat mencapai 100 kg sampai 1 kwintal.

Sedangkan jika Anda memiliki usaha jamur tiram tingkat atas, strategi pemasarannya bisa menggunakan 2 metode di atas. Dan bahkan Anda juga bisa memperluas penjualan hingga ke semua pasar rakyat dan pasar induk atau jika tertarik, Anda bisa bekerja sama dengan supermarket-supermarket.

Membuat Jadwal Pengisian Baglog dalam Kumbung

Berapapun jumlah baglog jamur dalam kumbung yang Anda kelola, Anda harus memiliki jadwal yang jelas. Hal ini bertujuan agar proses panen jamur bisa dilakukan secara bergantian untuk mencukupi permintaan pasar.

Misalnya saja Anda memiliki 10.000 baglog dalam kumbung, ini berarti pada masa produksi optimal jamur bisa menghasilkan hingga 100 kg per harinya.

Jika Anda tidak memiliki segmentasi sebesar itu maka Anda harus penjadwalan dengan baik untuk memudahkan Anda dalam mendistribusikan hasil panen sesuai dengan target pasat yang Anda tentukan.

Jaga Kualitas Jamur

Dalam hal pemasaran, kualitas adalah hal utama jangan dilupakan. Sebab jamur yang memiliki kualitasi baik tentu saja akan diburu para konsumen. Agar kualitas jamur tetap bagus dan segar sebaiknya lakukan panen jamur tiram sekitar 3 atau 4 jam sebelum di pasarakan.

Setelah itu Anda bisa membersihkan dan menyortir jamur antara jamur berkualitas dan tidak berkualitas. Lalu Anda bisa mengemas jamur dengan menggunakan plastik kedap udara agar jamur bisa bertahan lebih dari 24 jam.

Gunakan Kemasan yang Menarik

Strategi pemasaran jamur tiram selanjutnya adalah dengan menggunakan kemasan dan label menarik untuk mengemas jamur tiram. Perlu diketahui pula saat ini usaha jamur tiram sudah banyak dijalani oleh semua orang. Saking banyaknya persaingan di luar sana, Anda harus memutar otak untuk mengatasi persaingan tersebut.

Salah satunya yaitu dengan memperhatikan kemasan. Kemasan yang menarik tentu saja dapat menarik minat konsumen untuk membelinya yang penting pastikan kemasan yang Anda gunakan tidak merusak kualitas jamur. Agar lebih menarik, jangan lupa untuk menempelkan merek atau label pada setiap kemasan jamur yang akan di pasarkan.

Perhatikan Proses Perawatan Jamur

Umumnya jika jamur tiram telah berproduksi, maka tidak ada hama penyakit seperti jamur dan ulat. Namun jika baglog telah berumur lebih dari 60 hari biasanya akan terdapat ulat. Ulat tersebut bukan berasal dari jamur atau baglognya, melainkan berasal dari lingkungan.

Jika Anda mendapati masalah seperti ini sebaiknya hentikan sementara proses pemanenan dan petik semua jamur sisakan jamur yang kecil. Setelah itu Anda bisa memberi obat ulat dan hama dengan cara dikompres. Biarkan selama 2 hari dan jangan melakukan proses penyiraman. Setelah 2 hari Anda bisa melakukan perawatan seperti biasa.

Baca juga cara sukses bisnis jamur tiram untuk pemula dari nol

Nah itulah beberapa strategi pemasaran jamur tiram paling tepat yang bisa Anda coba.

Loading...