Tahapan yang Perlu Diperhatikan Saat Ternak Kambing Etawa

By Categories : Tips Bisnis

Ternak kambing etawa awalnya sangat diremehkan, namun jika Anda mengetahui tahapan atau langkah yang tepat dalam perawatannya, ternak dan bisnis kambing etawa sangat menguntungkan. Nah bagi Anda yang ingin melakukan usaha ternak kambik jenis etawa, tak ada salahnya untuk menyimak ulasan berikut ini agar usaha yang Anda jalankan dapat berkembang.

Kambing etawa merupakan salah satu kambing yang sering dipelihara banyak orang untuk dikonteskan. Namun tak hanya itu saja, jenis kambing ini juga dapat menghasilkan susu serta dagingnya yang enak sama seperti jenis kambing lainnya. Melihat peluang ini, ada banyak sekali pengusaha yang menjalanjan bisnis kambing etawa atau sekedar mendapatkan penghasilan sampingan.

Sebelum memulai bisnis kambing etawa, sangat penting untuk melihat visi ke depan dan segementasi pasar yang kita tuju. Apakah kambing tersebut akan diambil dagingnya, susunya atau dijadikan sebagai kambing kontes. Sebab perawatan untuk masing-masing tersebut tentu saja sangat berbeda-beda. Jika ada seminar atau workshop tentang ternak, tak ada salahnya jika Anda mengikuti kegiatan tersebut. Seminar yang Anda ikuti pastinya akan memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat dalam bidang peternakan.

Dan jangan lupa pula untuk menggali informasi sebanyak mungkin kepada rekan atau orang yang lebih dulu menekuni bisnis ini. Bukan tanpa tujuan, hal ini dimaksudkan agar Anda mengetahui apa saja kesulitan dan kelebihan dari bisnis kambing etawa. Nah untuk lebih mengetahui cara terbaik bisnis kambing etawa, Anda juga bisa menyimak ulasan berikut ini. ternak kambing etawa

Langkah Penting dalam Ternak Kambing Etawa

Memelihara ataupun ternak kambing jenis etawa sebenarnya hanya memperhatikan tiga hal saja, yaitu, pengadaan, memperhatikan pakan dan pelaksanaan ternak. Jika dapat melakukan ketiga hal tersebut dengan baik maka segalanya pun akan baik. Namun perlu diketahui ternak kambing tentu saja tidak mudah, terutama dalam pelaksanaannya. Meskipun terdapat berbagai kendala, melakukan bisnis dengan baik pun akan menuai hasil yang baik pula. Daripada penasaran, simak saja ulasan berikut ini.

Baca juga tips ternak sapi lomosin yang tepat

Pengadaan Induk atau Bibit Etawa

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengadaan induk. Dalam melakukan pengadaan pastikan Anda membelinya dari peternak yang sudah terpercaya. Hal ini bertujuan agar kita dapat mengetahui track record dari kambing tersebut. Untuk kambing pejantan, ciri-ciri yang bagus adalah berumur lebih dari 1,5 tahun, punggung lurus dan tidak bengkok, tubuh besar dan gagah serta tidak cacat.

Sedangkan untuk kambing betina yang bagus menurut peternak adalah jenik, bertubuh proporsional dan simetris, kaki lurus, berputing dua buah, tumit tinggi serta tidak cacat. Dalam proses adaptasi di tempat yang baru, sebaiknya Anda juga memberikan vitamin serta kandang bersih agar kambing tidak stres.

Pakan Kambing Etawa

Yang kedua adalah dengan memperhatikan kambing etawa. Pemberian pakan juga tidak bisa dilakukan secara asal-asalan, pastikan pakan yang Anda berikan mengandung karbohidrat, vitamin, protein dan juga mudah dicerna oleh kambing. Umumnya pakan utama kambing adalah rumput dan sayuran hijau, karena rumput kaya akan vitamin dan mineral.

Namun Anda juga bisa menggunakan pakan buatan yang banyak dijual di toko ternak ataupun toko pertanian. Bagi Anda yang memulai ternak kambing etawa, Anda juga bisa mencoba memberi pakan dengan komposisi bekatul dan konsentrat dengan perbandingan dosis 3 : 1. Atau Anda juga bisa memberikan bekatul 50%, bungkil kelapa 25% serta 25% bungkil kacang-kacangan.

Selain rumput dan makanan tersebut, pemberian pakan juga dapat diselingi dengan dedaunan hijau seperti daun pepaya, daun lamtoro, dain nangka dan lainnya. untuk air minumnya sendiri And abisa menambahkan garam yodium untuk menambah kebutuhan nutrisi kambing etawa.

Pelaksanaan Ternak

Jika dibandingkan dengan pengadaan induk dan pemberian pakan, pelaksanaan ternaklah yang cukup sulit dilakukan. Karena pada langkah ini Anda harus memperhatikan beberapa hal. Mulai dari kandang, masa kehamilan kambing hingga panen.

  • Kandang kambing etawa: tak hanya bersih, syarat utama kandang kambig etawa adalah kebutuhan sinar matahari yang cukup. Hal ini bertujuan untuk mencegah kotoran dan bakteri yang cepat tumbuh di lingkungan kandang.
  • Ketahui masa subur kambing: kambing etawa setidaknya dapat beranak 3 kali dalam dua tahun, tapi ada juga kambing yang dapat beranak lebih dari jumlah tersebut. Setelah usia kambing benar-benar matang, antara 11-12 bulan, Anda bisa mengawinkannya. Tanda kambing mulai birahi adalah terlihat mondar-mandir, ekor terus bergerak, nafsu makan menurun dan merasa gelisah.
  • Masa panen: setelah memasuki masa panen, pastikan Anda terus merawat dan meningkatkan produksi serta budidaya. Biasanya, pada usia lebih dari 15 tahun berat badan kambing akan sulit naik. Pada saat itu, pastikan kambing dapat terjual dengan harga lumayan.

Baca juga cara beternak kroto rumahan secara sederhana

Demikianlah ulasan mengenai tahapan yang perlu diperhatikan saat ternak kambing etawa.

Loading...